Kamis, 23 Februari 2012

PEMILIHAN KEPALA DESA


Sekilas Tentang Kepala Desa 
Oleh : Duhari Daya

Kepala Desa merupakan pimpinan penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Masa jabatan Kepala Desa adalah 6 tahun, dan dapat diperpanjang lagi untuk satu kali masa jabatan. Kepala Desa juga memiliki wewenang menetapkan Peraturan Desa yang telah mendapat persetujuan bersama BPD.
Kepala Desa dipilih langsung melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) oleh penduduk desa setempat. Syarat-syarat menjadi calon Kepala Desa sesuai Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 2005 sbb:
  1. Bertakwa kepada Tuhan YME
  2. Setia kepada Pacasila sebagai dasar negara, UUD 1945 dan kepada NKRI, serta Pemerintah
  3. Berpendidikan paling rendah SLTP atau sederajat
  4. Berusia paling rendah 25 tahun
  5. Bersedia dicalonkan menjadi Kepala Desa
  6. Penduduk desa setempat
  7. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kejahatan dengan hukuman paling singkat 5 tahun
  8. Tidak dicabut hak pilihnya
  9. Belum pernah menjabat Kepala Desa paling lama 10 tahun atau 2 kali masa jabatan
  10. Memenuhi syarat lain yang diatur Perda Kab/Kota
Perangkat Desa
Perangkat Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Perangkat Desa terdiri dari Sekretaris Desa dan Perangkat Desa Lainnya. Salah satu perangkat desa adalah Sekretaris Desa, yang diisi dari Pegawai Negeri Sipil. Sekretaris Desa diangkat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota atas nama Bupati/Walikota.
Perangkat Desa lainnya diangkat oleh Kepala Desa dari penduduk desa, yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. perangkat desa juga mempunyai tugas untuk mengayomi kepentingan masyarakatnya.
Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah. Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa. BPD berfungsi menetapkan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Keuangan desa
Penyelenggaraan urusan pemerintahan desa yang menjadi kewenangan desa didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa), bantuan pemerintah dan bantuan pemerintah daerah. Penyelenggaraan urusan pemerintah daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah desa didanai dari APBD. Penyelenggaraan urusan pemerintah yang diselenggarakan oleh pemerintah desa
Sumber pendapatan desa terdiri atas:
  • Pendapatan Asli Desa, antara lain terdiri dari hasil usaha desa, hasil kekayaan desa (seperti tanah kas desa, pasar desa, bangunan desa), hasil swadaya dan partisipasi, hasil gotong royong
  • Bagi hasil Pajak Daerah Kabupaten/Kota
  • bagian dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah
  • bantuan keuangan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan;
  • hibah dan sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat.
  • Pinjaman desa
APB Desa terdiri atas bagian Pendapatan Desa, Belanja Desa dan Pembiayaan. Rancangan APB Desa dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa. Kepala Desa bersama BPD menetapkan APB Desa setiap tahun dengan Peraturan Desa.

Senin, 13 Februari 2012

PEGIRINGAN DESAKU

PEGIRINGAN DESAKU DAN HARAPAN POLITIKKU
Oleh : DUHARI DAYA


Sungguh tak dapat dipungkiri setiap orang yang terlahir di suatu daerah baik di DESA maupun di Kota tetap mempunyai rasa idealisme terhadap daerah itu sendiri, begitu juga yang terjadi pada diri saya sebagai orang yang terlahir disebuah Desa. Sungguh ironis memang jika orang yang terlahir tidak mengingat asal daerahnya bahkan lupa terhadap Desanya sendiri sebagai tanah kelahiranya. Rasa ingin mengimplementasikani idealisme untuk pembangunan Desa tercinta tak lepas dari keinginan pribadi yang selama ini berakar dan berurat di nadi, itu semua tak lepas dari persoalan pemerintahan Desaku yang agak tertutup dan kurang aspiratif terhadap masyarakatnya.
Kalau persoalan perkembangan Desa memang bukan menjadi urusan pribadiku, tetapi karena menyangkut hajat hidup orang banyak maka aku merasa terpanggil untuk turut serta dalam proses pengelolaan Desaku yang selama ini carut – marut tak ada perkembangan yang berarti, dari persoalan kesejahteraan sampai bidang kepemudaan, bisa dibayangkan jika hal ini terus menerus dipegang sama orang-orang yang hanya mementingkan pribadi, kelompok atau golongan maka Desa kita yang tercinta yang notabenya memiliki sumbar daya alam yang memadahi dan sumber Daya Manusia yang cukup akan seperti Keluarga yang salah satu orang tuanya adalah ayah/ibu tiri, mengapa demikian ini akibat dari orang yang memegang kekuasaan tidak mempunyai integritas kepemimpinan sebagaimana harapan masyarakat yang dipimpinnya.
Dari permasalahan tersebut saya berkeinginan untuk mengeksploetasikan cita-cita mulia yang perlu di implementasikan terhadap kepentingan masyarakat, yaitu membangun dan mengajak masyarakat Desa Pegiringan pada pengelolaan Desa yang Transparan, tidak mengkotak-kotakan kelompok, mengembalikan fungsi dan jobnya masing-masing, agar terwujud Pegiringan yang harmonis, nyaman dan berwibawa.

Kamis, 02 Februari 2012

KOPERASI ANGKUTAN BARANG BARANG PASAR DAN INDUSTRI (KABAPIN) 
KOPERASI ANGKUTAN BARANG YANG MASIH EXIST DI JAKARTA
PROFIL KABAPIN
a.Nama Koperasi : Koperasi Angkutan Barang Pasar dan Industri (KABAPIN).
bTanggal berdiri : 8 Juni 1981.
c.lamat Koperasi : Jl.H.Jenih no 8 Rt12/01 Kel.Rambutan, Ciracas Jakarta Timur. Kode Pos 13830.
Telepon : 021-8401103 Fax : 021-8411505 HP : 081381312877. (H.CHAIRUDDIN)
081311038312.  (DUHARI DAYA)
d.No.Akta Pendirian: No.97/Binor/1981
e.No. & Tgl. Pengesahan Badan Hukum: No.1486 /B.H/I.- Tanggal 26 November 1981
f.No. Akta Perubahan Anggaran Dasar : No.1486 a/B.H/I.Tanggal 17 Januari 1994 Keputusan Menteri  Koperasi dan PPK No: I/ PH/ Y /I /1994
VISI DAN MISI KABAPIN

VISI :
.Menjadikan KABAPIN sebagai Koperasi angkutan barang umum yang mampu bersaing dalam usaha guna mencapai kesejahteraan Anggota.
.Melancarkan pendistribusian Angkutan Barang Pasar, Supermarket/ritel dan barang industri lainya dari dan ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

MISI :
.Menjadikan Anggota memahami dan tahu sebagai Pengusaha angkutan barang umum.
.Meringankan beban ekonomi Anggota melalaui kerjasama antar lembaga.
.Mewujudkan stabilisasi usaha untuk kesejahteraan anggota.
.Membantu Pemerintah dalam ketertiban umum khususnya di bidang angkutan barang umum.

.JENIS USAHA DAN UNIT-UNIT USAHA KABAPIN

•Unit Usaha Angkutan.
•Unit Usaha Simpan Pinjam.
•Unit Usaha Bengkel.
•Unit Usaha Toko.
•Unit Usaha Jasa Perizinan.
•Unit Usaha Dana Kesejahteraan Bersama (DKB)

Selasa, 22 November 2011

SANG PEMBANGKANG

Tak enak jadi orang yang berseberangan, padahal berseberangan adalah bagian perbedaan, persis apa yang tertulis dalam kalimat hikmah bahwa "perbedaan adalah rahmat ", tapi mengapa sebagian orang takut dengan perbedaan?, padahal kalau di kaji perbedaan adalah modal kekuatan, jika dimengerti kalau ada dua atau tiga orang punya pendapat yang berbeda, tentunya semua pendapat akan di pakai menjadi acuan untuk mendapatkan kesimpulan dan dapat mengambil dari dua atau tiga pilihan yang berbeda,coba kalau kita ada dua orang atau lebih,tapi dalam menentukan penyelesaian masalah cuma ada satu orang yang mengeluarkan pendapat bukankah menambah kesulitan dalam menyelesaikan masalah?,namun demikian sebagian orang,kelompok maupun golongan,berbeda pendapat bisa dikatagorikan pembangkangan,terlalu naif bila dalam menyikapi perbedaan mengedepankan sifat egoistis,karena akibat dari sifat tersebut melahirkan sifat "AKUISME", yang pada giliranya akan menutup pintu keterbukaan,semoga tulisan sederhana ini bisa membuka mata hati kita bahwa perbedaan bukanlah pembangkangan, SEMOGA...!!!

Jumat, 18 November 2011

KABAPIN KOPERASIKU


SEJARAH SINGKAT KABAPIN
(Oleh : Duhari Daya )
Koperasi Angkutan Barang Pasar dan Industri (KABAPIN),berdiri sejak tahun 1981 dengan nama awal Koperasi Angkutan Barang Pasar Induk Jakarta Raya (KABAPIN JAYA) dengan Badan Hukum No.1486/B/H/I/81.Dengan usaha pokoknya Angkutan Barang dari Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang ke pasar – pasar eceran dan konsumen lainya di wilayah DKI Jakarta.
Untuk menyesuaikan UU Koperasi No.25 tahun 1992 maka pada tahun 1994, KABAPIN JAYA berubah nama menjadi Koperasi Angkutan Barang Pasar dan Industri (KABAPIN) dengan perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Badan Hukum No.1486a/B/H/I.Tanggal 17 Januari 1994 serta pengesahanya dengan Keputusan Menteri Koperasi dan PPK : No.1/PH/Y/I/1994.Dengan perluasan daerah operasi pendistribusianya ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (JABODETABEK), dan membentuk unit Usaha Simpan Pinjam (USP) untuk membantu keuangan anggota baik untuk perbaikan kendaraan maupun modal usaha anggota.
Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No.1539/1989 tanggal 10 Nopember tahun 1989,KABAPIN adalah salah satu Perusahaan yang di beri ijin operasi di Pasar induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang bersama perusahaan jasa angkutan lainya seperti PT.Jampang sunda kelapa,PT.Wahana Jaya Baru,PT.Kemas Sayur,PT.Panca Onweel dan lain sebaginya.
Seiring perkembangan waktu perusahaan jasa angkutan yang beroperasi di Pasar Induk Kramat Jati gugur satu demi satu, satu-satunya Koperasi jasa angkutan yang mampu bertahan hingga sekarang hanya tinggal KABAPIN begitu juga yang terjadi di Pasar Induk Beras Cipinang,sekalipun masih ada partner usaha dibidang jasa angkutan yaitu PT.Jampang Sunda Kelapa dan PT. Wahana Jaya Baru akan tetapi keberadaan dua perusahaan tersebut telah di bekukan karena di anggap sudah  tidak memenuhi syarat sebagai Perusahaan Angkutan Barang umum ,sementara KABAPIN menjadi salah satu Koperasi jasa angkutan yang masih eksis sampai saat ini baik dari segi payung hukum (LEGALITAS) maupun kepesertaan dan jumlah Anggota (KUALITAS) dan jumlah unit armada angkutan (KUANTITAS) yang beroperasi.

PROFIL KABAPIN
Sumber Daya Manusia yang di miliki Kabapin ini meliputi:
·         Anggota                                     :   270       Orang
·         Calon  Anggota                          :   116       Orang
·         Penasehat                                  :       2       Orang
·         Pengawas                                   :      3       Orang
·         Karyawan                                   :     15       Orang
·         Karyawan Honorer                     :       7       Orang
·         Pengemudi Batangan                :   548       Orang
·         Pengemudi Cadangan               :      90       Orang
                           Jumlah                  : 1.055        Orang 
·          Jumlah kendaraan               : ± 600 unit dari berbagai type dan merk, baik yang beropersi di Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Induk Beras Cipinang, Lotte Mart (Makro),dan Pusat Perkulakan lainya. 


Pengurus :  (Periode 2009-2011)
1. Ketua                  : H.Chairuddin.
2. Sekretaris I          : Duhari Daya.
3. Sekretaris II         : H.Siswo Djono.
4. Bendahara           : R.Hotman Nababan.


Pengawas :
1. Ketua                 : Adysa Sitepu.
2. Sekretaris           : H.Sujatmiko.
2. Anggota             : Zaenal Arifin.


Penasehat
  1. Drs.Sutikno Citro MM. MSi
  2. T.Syamsir Utama
          Visi dan Misi KABAPIN                                                                                                                          
          VISI :
  1. Pelayanan cepat,tepat ,mudah dan akurat kepada Anggota. 
  2. Meningkatkan Usaha Anggota. 
  3. Mengurangi tingkat pengangguran dan Pendistribusian Barang dengan  umum di Jakarta.

           MISI :
  1.  Menjadikan Anggota memahami dan tahu sebagai Pengusaha angkutan barang umum.
  2. Meringankan beban ekonomi Anggota melalaui kerjasama antar lembaga. 
  3. Mewujudkan stabilisasi usaha untuk kesejahteraan anggota.
  4. Membantu Pemerintah dalam ketertiban umum khususnya di bidang angkutan barang  umum.                                                                                                                                                                      Jenis Usaha dan Unit-Unit usaha KABAPIN :                                                                                
  • Unit Usaha Angkutan
  • Unit Usaha Simpan Pinjam.
  • Unit Usaha Bengkel.
  • Unit Usaha Toko.
  • Unit Usaha Jasa Perizinan.
  • Unit Usaha Dana Kesejahteraan Bersama (DKB). 
  
          Beberapa prestasi yang di peroleh KABAPIN antara lain :
  1. Pada tahun 1987 mendapatkan predikat Juara Harapan I Koperasi Angkutan se DKI Jakarta.
  2. Pada tahun 1993 mendapat predikat Juara Terbaik II Koperasi Angkutan se DKI Jakarta.
  3. Pada tahun 1996 mendapat predikat Juara Terbaik I dan Koperasi Teladan se DKI Jakarta.
  4. Pada tahun 1997 mendapat predikat Koperasi Teladan se DKI Jakarta. 
  5. Pada tahun 2004 mendapat predikat Kelas : A (Sangat Baik) Koperasi Angkutan se DKI  Jakarta.
  6. Pada tanggal 22 April 1993 KABAPIN mendapat kunjungan rombingan “Ahli   Transportasi   Bank Dunia”untuk mengadakan study banding karena KABAPIN dianggap berhasil dalam transportasi pangan di DKI Jakarta.    
Sejak berdirinya sampai sekarang KABAPIN tetap rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) setiap tahun dan melaksanakan pemilihan Kepengurusan sesuai masa bhakti 3 (tiga) tahun per periode.

KERJASAMA  
  1. Modal kredit kendaraan dengan Astra Credit Company (ACC) untuk pembelian Daihatsu Grand Max.
  2. Pemberian kredit ringan untuk pembiayaan peremajaan dari KIA CERES.
  3. Modal pembelian kendaraan dari Bank Mandiri Syariah Tanggerang untuk peremajaan.
  4. Pemberian Pinjaman Modal usaha dari LPDB-KUMKM Kementrian Koperasi.
  5. Dll.